Dalam kegiatan dokumentasi sekolah, seorang fotografer menggunakan komposisi leading lines. Jelaskan fungsi komposisi tersebut dan contoh penerapannya di lingkungan sekolah.
\
Sebutkan dan jelaskan tiga jenis sudut pengambilan gambar (angle) yang sering digunakan dalam fotografi.
3. Rancanglah konsep pengambilan foto kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dengan menjelaskan:
· Komposisi yang digunakan
· Sudut pengambilan gambar
· Alasan pemilihan konsep tersebut
4. Perhatikan sebuah foto produk minuman yang diletakkan tepat di tengah frame.
Jelaskan kelebihan dan kekurangan komposisi tersebut jika digunakan untuk media promosi.
5. Jelaskan pengertian komposisi dalam fotografi dan mengapa komposisi penting dalam menghasilkan foto yang komunikatif.
6. Menurut pendapatmu, mana yang lebih penting dalam fotografi: komposisi atau sudut pengambilan gambar?Berikan alasan logis disertai contoh sederhana.
7. Analisis perbedaan kesan visual yang dihasilkan dari penggunaan high angle dan low angle pada foto objek manusia.
8. Apa yang dimaksud dengan rule of thirds dalam komposisi fotografi? Jelaskan secara singkat.
9. Sebuah foto pemandangan diambil tanpa memperhatikan keseimbangan objek sehingga terlihat kosong di satu sisi.Menurutmu, kesalahan komposisi apa yang terjadi dan bagaimana cara memperbaikinya?
10. Jika kamu ingin memotret seorang siswa agar terlihat berwibawa dan percaya diri, sudut pengambilan gambar apa yang paling tepat? Jelaskan alasanmu
1. Komposisi fotografi
Penataan objek dalam foto agar seimbang, menarik, dan pesan visual tersampaikan dengan jelas.
2. Jenis sudut pengambilan gambar
Eye level (natural), high angle (objek tampak kecil/lemah), low angle (objek tampak kuat/berwibawa).
3. Rule of thirds
Pembagian bidang foto menjadi 9 bagian; objek diletakkan di titik perpotongan garis agar lebih seimbang.
4. Komposisi tengah
Kelebihan: fokus jelas.
Kekurangan: kaku/kurang dinamis jika latar tidak mendukung.
5. Kesan berwibawa
Low angle, karena objek terlihat lebih tinggi, kuat, dan percaya diri.
6. High angle vs low angle
High angle: objek tampak kecil/lemah.
Low angle: objek tampak kuat/dominan.
7. Leading lines
Mengarahakan pandangan ke objek utama (contoh: jalan, pagar, lorong).
8. Kesalahan komposisi
Tidak seimbang; solusi: atur ulang posisi objek atau gunakan rule of thirds.
9. Konsep foto ekskul
Rule of thirds + eye level; objek aktivitas siswa; kesan natural & informatif.
10. Komposisi vs sudut
Komposisi lebih menentukan kenyamanan visual; sudut sebagai pendukung.
Atau buka link ini dengan cara klik:
https://hamariweb.com/islam/download-Surah-Baqarah-indonesian-translation-pdf
Bahan Ujian PTS:
https://drive.google.com/file/d/1OgVz46Wnvu8JWcyaLkR7Nsvk3DtWZEsU/view?usp=sharing
Kisi-Kisi Ujian PTS:
Pedoman Penilaian Ujian PTS:
1. Pembagian Bidang Foto (Grid 3×3)
Dalam rule of thirds, bidang foto dibagi menjadi 3 bagian horizontal dan 3 bagian vertikal, sehingga terbentuk 9 kotak imajiner.
Pada foto ini:
Bangunan sekolah utama ditempatkan dominan di sepertiga tengah hingga kanan, tidak tepat di tengah bingkai.
Langit menempati sepertiga bagian atas, memberi ruang visual dan kesan terbuka.
Jalan setapak, taman, dan siswa berada di sepertiga bagian bawah, menciptakan keseimbangan visual.
➡️ Ini membuat foto terasa lebih dinamis dibanding komposisi simetris tengah.
2. Penempatan Subjek Utama di Titik Kuat
Titik kuat dalam rule of thirds berada pada perpotongan garis grid.
Pada foto:
Pintu masuk sekolah dan kerumunan siswa berada dekat titik perpotongan sepertiga tengah–bawah, sehingga langsung menarik perhatian mata.
Siswa yang berjalan di jalan setapak berada di area sepertiga kiri dan kanan bawah, berfungsi sebagai secondary subject.
➡️ Mata penonton secara alami diarahkan ke pusat aktivitas sekolah.
3. Garis Pengarah (Leading Lines) Mendukung Rule of Thirds
Jalan setapak berfungsi sebagai leading line yang:
Dimulai dari sepertiga bawah foto
Mengarah ke bangunan sekolah di sepertiga tengah
Bangku taman, tanaman, dan jalur paving memperkuat arah pandangan.
➡️ Garis ini mengarahkan mata penonton menuju subjek utama tanpa terasa dipaksa.
4. Keseimbangan Visual Kiri dan Kanan
Pepohonan besar di kiri dan kanan berada di area sepertiga samping, berfungsi sebagai frame alami.
Tidak ada elemen yang terlalu dominan di satu sisi saja.
➡️ Foto terasa seimbang, tidak berat sebelah, dan nyaman dilihat.
5. Pembagian Ruang Negatif dan Positif
Langit biru pada sepertiga atas berfungsi sebagai ruang negatif, memberi napas visual.
Aktivitas siswa dan bangunan menjadi ruang positif di bagian tengah dan bawah.
➡️ Kombinasi ini membuat foto tidak padat, tetap rapi, dan profesional.
6. Mendukung Narasi Visual Lingkungan Sekolah
Penerapan rule of thirds tidak hanya teknis, tetapi juga mendukung cerita visual:
Sepertiga bawah: aktivitas siswa → kehidupan sekolah
Sepertiga tengah: bangunan → identitas institusi
Sepertiga atas: langit → harapan, masa depan, suasana positif
➡️ Sangat cocok untuk tema pendidikan, profil sekolah, atau media promosi SMK.
Kesimpulan
Foto ini berhasil menerapkan komposisi rule of thirds karena:
✅ Subjek tidak diletakkan di tengah
✅ Elemen utama berada di titik kuat
✅ Ada keseimbangan kiri–kanan
✅ Leading lines memperkuat arah pandang
✅ Ruang negatif dan positif tertata rapi
Komposisi : Framing & Sudut Pengambilan : Eye Level
Komposisi : Leading Lines & Sudut Pengambilan : Low Angle
Komposisi : Symetris/Balance & Sudut Pengambilan : High Level